UNITAR Leaders for A Free and Open Indo-Pacific (FOIP): Sea and Human Security

Program pelatihan “Leaders for a Free and Open Indo-Pacific: Sea and Human Security (FOIP)”, yang diselenggarakan oleh UNITAR dan didukung oleh Pemerintah serta masyarakat Jepang, bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan dan pengetahuan yang berguna dalam meningkatkan keamanan iklim, sosial, ekonomi, pangan, dan maritim, serta membangun kerja sama di kawasan Indo-Pasifik. FOIP Training sendiri adalah bagian dari “Shimanami Collective”, sebuah inisiatif pelatihan yang didukung Jepang untuk memperkuat ketahanan terhadap bencana serta meningkatkan keamanan laut dan kesejahteraan masyarakat, terutama dengan memberdayakan pemuda dan perempuan di Asia-Pasifik.

Tirza Theorupun, program manager dari YASI.ID, berkesempatan mengikuti pelatihan selama dua minggu di Awajishima, Hiroshima, dan Tokyo. Selama program tersebut, Tirza mendalami berbagai isu maritim, seperti pengelolaan sumber daya laut, pengelolaan dan perlindungan pesisir, konservasi, serta manajemen bencana.

Dalam pelatihan ini, tidak hanya mendapatkan wawasan teori tetapi juga pengalaman langsung melalui kunjungan lapangan ke berbagai lokasi penting di Jepang yang menerapkan praktik baik dalam pengelolaan sumber daya maritim. Salah satunya adalah mengunjungi Fisheries Center di Hiroshima dan bertemu dengan Inokuchi Fisheries Cooperative—kelompok nelayan dan petani rumput laut wakame. Tirza juga mengunjungi Waste Water Recycling Center di Hiroshima untuk mempelajari sistem pengolahan air limbah,  serta Japan Coast Guard untuk memahami peran mereka dalam menjaga keamanan maritim. Selain itu, Tirza mendalami upaya restorasi ekosistem pesisir di Seto Inland Sea dan bagaimana masyarakat berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan laut mereka.

Beberapa key takeaways dari pelatihan ini: Pertama, Jepang sangat mengutamakan riset ilmiah dalam upaya restorasi ekosistem, serta dalam pengelolaan dan pembuatan kebijakan maritim. Kedua, partisipasi masyarakat sangat kuat, didukung oleh sistem pengelolaan yang terorganisir melalui kelompok koperasi nelayan dan pihak lainnya, seperti industri, akademisi, pemerintah, sehingga menciptakan model keberlanjutan yang efektif.

Training FOIP ini tidak hanya membuka wawasan tetapi juga membangun jejaring kerja sama lintas negara untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan dan keamanan di kawasan Indo-Pasifik.

Bagikan halaman ini:
Facebook
Twitter
LinkedIn
Tentang penulis:
yasi
yasi

Artikel terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *