
Laut Adalah Ruang Hidup: Cerita Nelayan Kecil dari Seram Bagian Timur
Pada tahun 2026 ini, kami mengunjungi sembilan desa pesisir di Kecamatan Siritaun Wida Timur dan Kecamatan Ukar Sengan kabupaten Seram
Halaman Utama > Berita dan Publikasi

Pada tahun 2026 ini, kami mengunjungi sembilan desa pesisir di Kecamatan Siritaun Wida Timur dan Kecamatan Ukar Sengan kabupaten Seram

Program Membangun Ekonomi Biru untuk Memberdayakan Petani Rumput Laut Pulau Osi telah penghujung pelaksanaannya setelah kurang lebih sepuluh bulan berjalan.

Rumput laut merupakan salah satu komoditas unggulan sektor kelautan dan perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik untuk pasar domestik

Pada tanggal 15–16 Mei 2025, sebuah tonggak penting dalam transformasi konservasi laut Indonesia dibahas dalam seminar bertajuk “MPA and OECM

Masalah Sampah di Wilayah Pulau Osi Di balik keindahan alamnya yang mempesona, Pulau Osi menghadapi tantangan yang sangat kompleks dalam

Di tengah situasi iklim yang semakin tidak menentu, menjadi tantangan bagi petani rumput laut di Pulau Osi. Hal ini berdampak

Di Pulau Osi, berbeda dari biasanya kali ini kelompok petani rumput laut mencoba satu praktek baru untuk budidaya bibit rumput

Pulau Osi, sebuah pulau kecil di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, sejak lama dikenal sebagai sentra komoditas rumput laut. Pada

Ditengah arus deras modernitas, masyarakat adat menjadi pengingat penting akan keseimbangan antara manusia dan alam. Mereka mengembangkan pengetahuan ekologis yang

Kepulauan Maluku merupakan salah satu wilayah wilayah yang paling terdampak oleh dinamika perubahan iklim. Terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil dengan
Yayasan Sasi Alam Indonesia (YASI) terdaftar secara hukum Organisasi Nirlaba di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia dengan nomor AHU-0015892.AH.01.12.Tahun 2022
+62 812-8505-5303
+62 812-5024-0038
admin@yasi.or.id
Jl. Sorong Makbon, RT. 09/RW. 01 Papua Barat. Indonesia.
Ikuti kabar terbaru dari kami. Masukkan email anda disini.